Ada beberapa gejala yang perlu diketahui saat seseorang sudah terkena atau terinfeksi virus corona. Beberapa gejala ringan dan beberapa juga gejala berat. Tidak bisa dipastikan seseorang yang terinfeksi memiliki satu jenis gejala ini saja atau beberapa gejala yang lainnya. Semua gejala yang timbul dalam tubuh seseorang tergantung dengan daya tahan tubuh masing-masing. Beberapa Gejala juga dipengaruhi oleh penyakit bawaan yang sudah ada sebelumnya pada tubuh seseorang. Untuk memastikan seseorang terinfeksi corona virus atau tidak diperlukan Swab Antigen atau Swab PCR

Gejala- gejala yang Paling Umum

Gejala-gejala yang umum dialami pada orang yang terinfeksi virus corona tidaklah selalu muncul. Terkadang seseorang tanpa memiliki gejala juga terinveksi oleh virus Covid-19 ini. Jika seseorang terinfeksi virus corona tanpa gejala sedikitpun namun hasil Swab PCR nya menyatakan positif hal ini di pengaruhi oleh imunitas orang tersebut. Hal tersebut memberikan informasi bahwa daya tahan tubuh orang ini sangat baik. Sehingga virus corona yang masuk tidak lah mampu membuat gejala pada tubuhnya.

Demam

Salah satu gejala yang paling umu seseorang masih awal sekali terinfeksi virus corona adalah dengan demam. Dengan adanya demam sebagai gejala awal menandakan Imunitas tubuh seseorang sedang bekerja melawan virus corona.

Batuk Kering

Virus corona adalah virus yang akan menyerang pada sistem pernafasan seseorang. Maka dari itu Batuk Kering merupakan tanda-tanda awal penolakan tubuh terhadap virus ini. Batuk Kering merpuakan perlawanan tubuh terhadap corona dengan mengeluarkannya dari tubuh dengan batuk.

Rasa Lelah

Karena daya tahan tubuh atau imunitas tubuh sedang bekerja melawan virus ini maka akan terjadi kegiatan extra yang tidak terlihat atau dilakukan secara sadar oleh seseorang. Oleh sebab itu jika seseorang sedang terinfeksi akan terasa lelah.

Gejala Lainnya yang Lebih Jarang dan Mungkin Dialami Beberapa Pasien Saja

Dikarenakan daa tahan tutuh seseorang berbeda-beda maka gejala yang timbul pada seseorang yang terinfeksi virus corona juga berbeda-beda. Daya tahan tubuh seseorang di perngaruhi banyak faktor, salah satunya adalah faktor makanan yang sehat.

Gejala Virus Corna

Rasa Nyeri dan Sakit

Beberappa orang yang terinfeksi virus ini akan merasakan nyeri dan sakit pada tubuhnya saat awal-awal virus corona memasuki tubuh.

Hidung Tersumbat

Hidung yang tersumbat meruppakan bentuk pertahanan tubuh dari virus yang masuk dengan mengeluarkan lendir pada hidung dan melindungi tubuh. Dengan adanya lendir ini virus akan sulit masuk melalui lubang hidung dan membantu mencegah infeksi pada bagian tubuh lainnya.

Sakit Kepala

Sakit kepala bisa juga muncul akibat perlawanan imun tubuh yang keras terhadap virus ini. Rasa sakit kepala menunjukan Imunitas tubuh sedang bekerja untuk melawan virus corona

Sakit Tenggorokan 

Virus Corona bertujuan untuk menyerang pernafasan seseorang maka tengorokan sakit juga bisa menjadi salah satu bentuk gejala pada infeksi virus corona. Selain Sakit juga biasanya bisa terjadi radang pada tenggorokan juka gejala sudah semakin parah.

Diare

Pada kasus-kasus tertentu seseorang yang terinfeksi virus corona juga mengalami diare. Hal ini menandakan untuk pengeluaran virus melalui feses.

Kehilangan Indra Rasa atau Penciuman

Tidak semua orang yang terinveksi virus corona memiliki gejala ini. Akan tetapi dengan memiliki gejala Kehilangan Indra Rasa atau Penciuman lebih baik lakukan swab test.

Ruam Pada Kulit

Beberapa orang yang sedang terinfeksi virus ini juga mengalami ruam-ruam pada kulitnya. ini juga merupakan bentuk pelawanan tubuh melawan virus dan mengeluarkannya melalui kulit tubuh.

Perubahan Warna Jari Tangan Dan Kaki

Gejala ini jarang terjadi, tapi merupakan gejala yang perlu diperhatikan juga. Karena ini gejala bahwa di dalam tubuh sedang ada sesuatu.

Sekian saja untuk penjelasan gejala-gejala yang dialami saat terinveksi Covid-19. Jika merasa memiliki gejala diatas disarankan untuk melakukan Swab Test PCR atau Antigen sesegera mungkin.

Sumber : https://quicktest.id/blog/

Read More

silver laptop on white table

Perkembangan dari CAD ke Builidng Information Modeling, Apa yang ingin saya tunjukkan kepada Anda adalah bahwa BIM bukanlah monster yang muncul tiba-tiba tetapi jalan dari CAD ke BIM hanyalah cara yang wajar untuk ditempuh.Pada akhir 80-an, karena kemajuan grafik komputer, industri AEC mulai mengadopsi CAD 2D untuk menggantikan gambar tangan untuk membuat gambar teknik. Representasi dasar 2D dari informasi teknik tetap sama tetapi hanya alat yang diubah menjadi perangkat lunak CAD 2D di komputer. Jadi, kita dapat mengatakan apa yang dilakukan CAD 2D hanyalah digitalisasi gambar teknik. Kemudian, ketika CAD 3D diperkenalkan, seorang arsitek dapat menggunakannya sebagai alat desain untuk mengekspresikan ide desainnya secara langsung dalam ruang 3D virtual. Representasi tidak lagi dibatasi oleh media 2D.


Namun, untuk insinyur bangunan dan sipil, tugas desain lebih dari sekadar bentuk geometris. Oleh karena itu, CAD 3D masih belum menjadi alat desain yang memadai bagi para insinyur meskipun sangat membantu. Pada tahun 90-an, beberapa upaya penelitian yang dimulai dari Universitas Stanford mulai mempromosikan aplikasi 4D CAD. CAD 4D mengintegrasikan komponen model CAD 3D dengan waktu yang sesuai atau informasi terkait jadwal dalam proyek AEC untuk mensimulasikan proses konstruksi. Ini membantu memfasilitasi koordinasi tim, mengurangi konflik desain dan konstruksi, dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik dengan visualisasi informasi sebelum pekerjaan konstruksi sebenarnya dimulai dan selama konstruksi.


Proses

Kemudian, orang mulai menambahkan lebih banyak dimensi di atasnya, misalnya, menambahkan informasi terkait biaya untuk membuat 5D CAD. Meskipun CAD 4D sangat membantu, pembangunan model 4D dengan menghubungkan entitas geometris dengan jadwal yang sesuai merupakan tugas yang sangat padat karya dan memakan waktu.
Pada awal tahun 2000, BIM muncul sebagai teknologi baru dalam industri MEA. Ini adalah pendekatan berbasis model untuk memberikan cara yang lebih baik kepada industri dalam mengelola informasi teknik yang diperlukan untuk kolaborasi dan pengambilan keputusan di sepanjang siklus hidup aset yang dibangun. Dengan teknologi BIM, kita dapat melakukan konstruksi virtual di ruang digital terlebih dahulu. Setelah kami puas dengan proses dan hasil yang direncanakan, kami kemudian dapat terlibat dalam konstruksi nyata. Seperti yang Anda lihat di sini, konstruksi sebenarnya harus mengikuti konstruksi virtual dengan sangat baik.
Dalam pendekatan BIM, informasi teknik dikelola dalam model digital. Model ini terdiri dari elemen yang sesuai dengan objek atau komponen nyata unik di dunia fisik. Berbeda dengan manajemen informasi dalam gambar 2D tradisional, pendekatan berbasis model ini secara signifikan meningkatkan konsistensi manajemen informasi, terutama yang berkaitan dengan informasi produk.

 

2D Ke 3D

Saat ini, jika Anda memodifikasi gambar 2D, Anda perlu memastikan semua gambar 2D terkait lainnya juga dimodifikasi untuk menjaga konsistensi informasi. Ini bukan tugas yang mudah karena ini adalah tugas manusia dan hubungan gambar bisa sangat rumit, terutama dalam proyek besar. Dalam pendekatan BIM, informasi dikelola dalam model BIM 3D dan semua gambar 2D yang diperlukan secara otomatis dibuat oleh komputer. Oleh karena itu, modifikasi apa pun dalam model BIM dapat dengan mudah diperbarui ke gambar 2D terkait.
Sejak diperkenalkannya manajemen konstruksi di akhir tahun 80-an, manajemen informasi proses dalam industri AEC telah maju secara signifikan. Namun, pengelolaan informasi produk telah lama terhalang oleh keterbatasan gambar 2D.

Tanpa cara yang lebih baik untuk mengelola informasi produk, kemajuan manajemen konstruksi juga terhambat. Sekarang, dengan BIM, tidak diragukan lagi manajemen informasi produk yang lebih baik didukung dan proses manajemen informasi yang lebih baik akan datang. Bagi industri AEC, perkembangan ini merupakan hal baru. Tetapi jika kita melihat industri manufaktur, kita dapat melihat dengan jelas bahwa industri manufaktur melanjutkan perjalanannya dari pemodelan CAD geometris ke pemodelan berbasis fitur dan berorientasi objek seperti BIM di tahun 90-an dan seterusnya. Mereka sekarang berbicara tentang Industri 4.0. Dalam hal ini, industri AEC mengikuti jejak industri manufaktur dan itulah mengapa saya mengatakan "BIM adalah cara yang wajar untuk maju" meskipun kami tidak memiliki kendali atas langkahnya.

BIM Sebuah Revolusi


Apakah BIM merupakan evolusi atau revolusi? Menurut saya, Builidng Information Modeling merupakan evolusi dari sudut pandang kemajuan industri AEC dalam adopsi teknologi informasi dan teknologi manajemen. Dan, BIM bisa menjadi revolusi karena merupakan pergeseran paradigma dan membuka pintu untuk merevolusi model bisnis dalam industri MEA. Jadi, menurut saya BIM adalah “Revolusi dalam Evolusi”.

 

Read More

 Buat Aplikasi Tanpa Belajar Coding apakah bisa ? saya juga baru tahu belakangan ada website yang bisa buat aplikasi tanpa belajar coding. langsung aja deh kita coba sekarang. 

Buka Website adalo .com

Buat Aplikasi Tanpa Belajar Coding

Karena saya masih belum tahu apakah ini beneran bisa atau enggak saya mulai dengan watch Video dulu ya. kira-kira seperti ini isi videonya 


Isi dari video di halam depan ini menjelaskan tentang pengenalan dari apa saja fitur yang ada, kemudian sedikit cara penjelasan mudahnya penggunannya. selanjutnya saya akan langsung saya akan daftar 


Sing Up Pada Website

Setelah menekan tombol sing up maka akan muncu form seperti ini.
isi alamat email, pasword akun adalo, nama lengkap, terakhir baca dulu adalo termsnya kalau pelu, kalau nggak perlu seperti saya langsung centrang aja box sebelahnya dan klik Let's Do This! .

Pilihan Awal Pembuatan Aplikasi

Setlah itu di tawarkan 3 step. Pada step pertama ada dua pilihan membuat aplikasi website atau handphone. Karena saya mau buat palikasi Hanphone saya pilih yang sebelah kiri. kemudian tekan Next.



Pada step kedua di tawarkan template. Pada bagian awal ini ada 5 template dan satu template blank. saya pilih yang Coaching. kemudian tekan Next.

 Pada step ketiga akan ada form nama aplikasi yang kan dibuat, keudian warna yang ada dalam platfoarm nantinya. saya memilih warna hitam dan abu-abu sesuai dengan blog saya ini dan nama aplikasinya juga Ahmad Salim Muttaqin Blog. Kemudian Tekan Create.

Tahapan Awal selesai, kemudian ada tawaran untuk belajar lagi lewat video maka saya mulai menonton videonya terlebih dahulu.

Penjelasan pada video tersebut adalah cara ngkat untuk buat database pada pengguna aplikasi kita dan diberikan contoh untuk pembuatan perjalanan.

Pembuatan Aplikasi

Dalam Hal ini saya mau membuat aplikasi untuk blog saya ini. dan seperti ini tampilan awal dari pembuatan aplikasi ini. 
Untuk memperbesar dan mengecilkan gambar preview aplikasi yang kita miliki sebalah kanan dengan menggunakan tombol Ctrl + Scroll Mouse. 


Setalah 2 jam lebih ngulik akhirnya aplikasi sederhana saya ini jadi. dengan bentuk seperti ini.

Penyesaian

Setelah itu langsung saja saya menekan tombol Centang dua atau Publish. kemudian muncul pulihan mau di publish di android, iphone atau website. Karena saya pakai android maka saya pilih android.Kemudian awalnya sedikit takut ternyata perlu Upgrade. 

Setelah itu karena saya penasaran harganya berapa saya tekan saja tombol Upgradenya. 
ternyata ada freenyam, akan tetapi saat memilih yang free tombol Next tidak bisa di klik.

Yasudahlah akhirnya saya mengurungkan diri untuk Publish. Kemudian saya buka-buka kembali ada tombol share. Setelah itu ada Barcode yang mengajak scan untuk instal.
Ternayata tidak menginstal aplikasi melainkan menjadi aplikasi yang bisa di buka oleh web browser. untuk ngintip-ngintip silahkan scan aja QR code di atas. semoga membantu. Buat Aplikasi Tanpa Belajar Coding
 










Read More
Previous PostPostingan Lama Beranda